Posted by: Jessica | May 1, 2010

Sedikit Info tentang Bahaya Kucing

Meskipun kucing adalah hewan yang jinak dan lucu, namun terdapat sedikit bahaya yang perlu diketahui oleh para pecinta kucing sehingga tetap merawat kucing serta merawat kebersihan diri sendiri agar terhindar dari bahayanya, berikut ini adalah sedikit info mengenai bahaya kucing:

1. Rabies
Rabies merupakan hal yang paling serius yang dapat ditularkan kucing ke manusia dan seringkali terjadi kecuali di daerah Australia dan Inggris. Mengapa demikian? Di kedua negeri tersebut pengendalian serta vaksinasi kucing sudah tertata dan teratur secara ketat karena menurut survey, 5 dari 10 rumah di Inggris memelihara minimal satu kucing. Oleh karena itu vaksinasi pada kucing secara teratur sangat diperlukan untuk menghindarkan diri dari bahaya rabies.

2. Toxoplasmosis
Banyak nasehat yang mengatakan bahwa perempuan hamil sebaiknya menghindari kontak langsung dengan kucing saat hamil karena berbahaya bagi kandungan. Penyebab yang tepat Toxoplasmosis yang berbahaya bagi ibu hamil bukan disebabkan oleh bulu kucing, namun penyebabnya adalah kotoran kucing. Bulu juga bisa berbahaya karena memang bisa jadi kotoran kucing menempel pada bulu kucing yang rontok. Toxoplasmosis yang menginfeksi kandungan disebut sebagai congenital toxoplasmosis, bisa menyebabkan infeksi pada bayi yang belum lahir. Penularannya bisa melalui makanan yang dimasak kurang matang karena tercemar kotoran kucing atau karena tidak cuci tangan dengan sabun sebelum memegang makanan.

3. Ringworm atau Tinea.
Merupakan sebuah penyakit kulit pada kucing yang disebabkan oleh jamur yang bisa menular ke manusia melalui sentuhan dari bulu kucing yang bisa berfungsi sebagai pembawa atau carrier. Cara menghilangkan jamur penyebab ringworm dari tubuh kucing yang paling baik adalah dengan kombinasi 2 cara pengobatan, yaitu pengobatan secara topikal (pengobatan luar : salep, obat gosok, shampoo) dan obat oral (makan). Salep dan obat gosok bisa digunakan untukmenyembuhkan ringworm yang terlokalisasi (terpusat). Sedangkan untuk membasmi spora dan ringworm yang luas daerahnya atau carrier, sebaiknya ditambah dengan penggunaan shampoo anti jamur. Kebiasaan untuk mencuci tangan setelah memegang kucing merupakan sebuah keharusan apabila tidak ingin tertular penyakit kulit tersebut.

4. Flea atau kutu
Kutu kucing atau Ctenocephalides felis bisa saja menggigit kulit manusia walaupun tidak menginfeksi apa-apa. Kemungkinan buruknya, bisa jadi gigitan kutu tersebut menimbulkan luka di kulit manusia. Bedak kucing yang dijual di pasaran sudah cukup sebagai tindakan pencegahan, selain untuk memelihara kucing dengan baik. Namun untuk penyembuhannya diperlukan obat dan kesabaran. Langkah pertama yang harus dilakukan apabila menemukan kutu pada kucing adalah dengan mengkarantina kucing di suatu ruangan jika tidak ingin kutu tersebar di seluruh rumah. Kemudian cuci bersih semua pakaian anda dengan detergen dan direndam di air panas dan juga membersihkan seluruh lemari pakaian anda dengan teliti. Jangan lupa untuk membersihkan semua karpet anda dengan vacuum cleaner karena kemungkinan kutu bersarang pada karpet anda. Langkah selanjutnya yang tidak boleh dilupakan adalah dengan menyemprotkan obat anti kutu di seluruh ruangan termasuk pada kucing dan ruangan karantina kucing. Penyemprotan dapat diulang-ulang secara berkala sebab biasanya hanya membunuh kutu dewasa dan bukan telur, sehingga saat kutu menginjak remaja dan belum bertelur dapat dilakukan penyemprotan ulang. Yang paling utama adalah mencari kutu di tubuh kucing dan rajin memandikan kucing dengan shampoo anti kutu. Dengan kesabaran dan ketelitian maka kutu akan segera lenyap.

5. Gigitan dan cakaran.
Ludah kucing memiliki kemungkinan mengandung bakteri yang berbahaya bagi tubuh kita, begitu pula dengan cakaran kucing. Antiseptic biasanya sudah cukup untuk mengobatinya.Meskipun jarang terjadi luka gigitan atau cakaran menyebabkan demam, namun ada kemungkinan bisa terjadi. Jika terjadi demam harus segera menghubungi dokter karena ditakutkan akan menjadi gejala rabies.
Jika bermain-main dengan kucing dan ternyata kucing itu menggigit kita, hal yang perlu diingat adalah jangan pernah mencoba untuk menarik lengan ketika digigit, biarkan tangan diam ketika digigit, dengan demikian kucing tak meneruskan gigitannya. Apabila lengan ditarik akan menyebabkan kemungkinan kulit terluka dan infeksi.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

  • No categories
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: